Banyak orang tua merasa bingung ketika anaknya rajin belajar tetapi tetap kesulitan di mata pelajaran matematika. Beberapa anak bahkan mulai menghindari pelajaran ini dan menganggap dirinya "memang tidak bisa matematika".

Padahal, kesulitan memahami matematika pada anak sangat jarang disebabkan oleh kurangnya usaha atau kecerdasan. Penyebabnya biasanya lebih sederhana, dan yang penting adalah penyebab tersebut bisa diatasi.

Penyebab umum anak kesulitan memahami matematika

1. Konsep dasar yang belum benar-benar dikuasai

Matematika adalah pelajaran yang berlapis. Operasi hitung, perkalian, dan pembagian digunakan terus sampai SMA. Jika anak pernah "lolos" tanpa benar-benar memahami salah satu konsep dasar, materi berikutnya akan semakin sulit dipahami.

2. Kebutuhan pendampingan yang berbeda-beda

Setiap anak punya kecepatan belajar yang berbeda. Ada yang cukup membaca sekali, tetapi banyak juga yang membutuhkan penjelasan ulang dengan cara yang berbeda. Di kelas dengan banyak siswa, cara ini tidak selalu bisa diberikan.

3. Cara mengerjakan yang menghafal, bukan memahami

Menghafal rumus memang penting, tetapi jika anak hanya menghafal tanpa memahami alasannya, soal yang sedikit berbeda saja akan membuatnya kebingungan.

4. Rasa takut atau cemas pada pelajaran

Ketakutan pada matematika bisa muncul setelah anak gagal berulang kali. Ketika cemas, anak sulit berpikir jernih meskipun sebenarnya ia tahu caranya.

Yang bisa dilakukan orang tua

  • Cari tahu bagian mana yang sebenarnya belum dipahami, bukan langsung menyalahkan nilai yang turun.
  • Minta anak mengerjakan satu soal dan menjelaskan langkahnya. Dari sini terlihat titik kebingungannya.
  • Gunakan benda nyata untuk konsep dasar, misalnya permen atau kancing untuk belajar penjumlahan.
  • Ubah cara bicara: dari "kamu salah" menjadi "kita cari tahu cara yang lebih pas".

Kapan pendampingan tambahan diperlukan?

Jika anak sudah kesulitan berulang kali dan keraguan mulai tumbuh, pendampingan belajar tambahan bisa membantu. Seorang pendamping dapat menjelaskan kembali materi sekolah dengan cara yang lebih sesuai dengan kecepatan anak, sesuatu yang sulit dilakukan di ruang kelas yang ramai.

Butuh pendampingan matematika untuk anak?

Konsultasikan kebutuhan belajar anak Anda dengan tim Bimbel Edufa.

Daftar Sekarang Konsultasi via WhatsApp

Artikel Terkait